Analisis Pesan Moral Dalam Komunikasi Tradisional Mappanretasi Masyarakat Suku Bugis Pagatan
Abstract
Mappanretasi (sea party) is a traditional form of communication that is only possessed by the Bugis community Pagatan Tanah Bumbu. Most people assume that Mappanretasi traditional ceremony is a ritual to worship the sea resulting in a shift in the meaning that should the ceremony to give thanks to God Almighty for overflow of grace and god giving has produced abundant marine, Mappanretasi time used as a means of establishing a relationship of friendship between uniting people of diverse ethnic groups with one another in a social environment, interpreted into a ritual to worship the sea. Mappanretasi implementation is still much that is not understood by many parties, giving rise to negative perceptions that essentially moral message contained in the ceremony. The research approach used in this study is a qualitative approach. This type of research is the method of Ethnography James P. Spradley and semiotics of Roland Barthes. The techniques of data collection in this study are in-depth interviews, nonparticipant observation, and study documentation. The results of the analysis and discussion of the study, the traditional ceremonies Mappanretasi has a moral message, the human must be say thanks to God Almighty for grace abundance, sustenance, and health have been given. As well as respect for the human form of local knowledge to the position of human nature which is not as exploiters of nature, but has a moral responsibility and to maintain the balance of nature itself.
Keywords : Moral, Mappanretasi, Traditional communication
ABSTRAK
Mappanretasi (pesta laut) adalah komunikasi tradisional yang dilakukan oleh masyarakat suku Bugis di desa Pagatan, Tanah Bumbu. Banyak orang berasumsi bahwa perayaan tradisional Mappanretasi adalah ritual untuk ibadah atas hasil laut, dalam pergeseran makna perayaan itu berarti berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk bersyukur dan berterima kasih atas produksi hasil laut yang melimpah, waktu Mappanretasi digunakan sebagai makna untuk membangun relasi pertemanan antara berbagai masyarakat yang terdiri dari banyak etnis dengan yang lainnya dalam lingkungan sosial, ini ditafsirkan dalam ritual ibadah laut. Penerapan Mappanretasi masih banyak yang tidak dimengerti oleh banyak orang, memberikan sebuah persepsi negatif atas pesan esensial yang terkandung dalam perayaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kualitatif. Tipe penelitian ini menggunakan metode etnografi dari James P. Spardley dan semiotik oleh Roland Barthes. Teknik Pengambilan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil studi analis dan diskusi bahwa perayaan Mappanretasi adalah sebuah pesan moral, setiap orang harus berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia, kelimpahan rezeki, dan kesehatan yang diberikan. Sebaiknya setiap orang harus menghormati bentuk dari pengetahuan lokal dan posisi sifat manusia yang tidak mengekspoitasi alam, tetapi memiliki moral tanggung jawab dan untuk keseimbangan alam itu sendiri.
Kata Kunci : Moral, Mappanretasi, Komunikasi tradisional.
Downloads
References
Budiningsih, Asri. 2008. Pembelajaran Moral. Jakarta: PT Rineka Cipta
Batennie, Faisal. 2010. Bugis Pagatan DanBudaya Mappanretasi Di Bumi Banua Banjar. http://faisalbatennie.blogspot.com, diakses pada 7, Mei 2013
Cangara, Hafied. 2010. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Danandjaya, James. 1986. Folklor Indonesia. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti Pers
Dahlia, Silvana. 2007. Kulkul Alat Komunikasi Tradisional Masyarakat Bali.Bandung: Binacipta
Herimanto. 2009. Ilmu Sosial & Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara
Kuswarno, Engkus. 2008. Etnografi Komunikasi. Bandung: Widya Padjadjaran
Mar’ie, Ruslie. 2005. Antropologi Sosial. Banjarmasin: Pustaka FISIP UNLAM.
Moleong, Lexy. 2011. Metode penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Mulyana, dan Rakhmat. 1990. Komunikasi AntarBudaya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nurudin. 2010. Sistem Komunikasi Indonesia. Malang: PT Raja Grafindo Persada.
Peursen, Van. 1976. Strategi Kebudayaan. Jakarta: Kanisius
Pawito. 2007. Penelitian Komunikasi Kualitatif. Yogyakarta: LKis
Pajeri, Nahrul. 2010. Mappanretasi Pesta Laut. Gunung Tinggi: Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Rakhmat, Jalaludin. 1993. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: Rosdakarya.
Ruslan, Rosady. 2008. Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers
Sobur, Alex. 2013. Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Setiadi, Elly. 2006. Ilmu Sosial & Budaya Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sajogyo, Pudjiwati. 1985. Sosiologi Pembangunan: Ciri-ciri Masyarakat Tradisional dan Ciri-ciri Masyarakat Modern. Jakarta: Fakultas Pasca Sarjana IKIP Jakarta.
Sarman, Mukhtar. 2004. Pengantar Metodologi Penelitian Sosial. Banjarmasin: Pustaka FISIP UNLAM.
Spradley, James. 1997. Metode Etnografi. Yogyakarta: PT. Tiara Wacana Yogya
Wiyaka, Agus. 2003. Pengantar Ilmu Budaya. Surabaya: Insan Cendekia 2009. Pedoman Penulisan Skripsi. Banjarmasin: Pustaka Banua Banjarmasin.
Rujukan dari Skripsi dan Tesis:
Fahrianoor. 2005. Pemeliharaan Hutan Dan Pengetahuan Lokal Suku Dayak Upau Dan Dayak Warukin. Universitas Gadjah Mada.
Wulandari, Fiki Trisnawati. 2011. Pergeseran Makna Budaya Bekakak Gamping. Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta.
Rujukan dari situs resmi:
Situs resmi Analisis Nilai Moral Dalam Novel http://www.kajiansastra.blogspot.com/diakses pada 21, Mei 2013.
Situs resmi Pesan Moral Dalam Tulisan http://www.sabda.org/publikasi/e- penulis/177/ diakses pada 21, Mei 2013
Situs resmi Pesta Adat Pagatan http://www.jhonlimagz.com/mappanretasi/diakses pada 7, Mei 2013
For Bahasa Indonesia can be read here: Mengakui Pernyataan Hak Cipta
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;



