Konstruksi Laki-Laki Indonesia Dalam Iklan Kuku Bima Ener-G! ‘Jigojagajig’

  • Indah Wenerda Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
Keywords: Construction, Man, Ads, Visualitaion, Masculine, Konstruksi, Laki-laki, Iklan, Visualisasi, Maskulin

Abstract

This research theme is a nationality associated construction into Indonesian Men on advertising Kuku Bima Ener-G!. This study was conducted to determine how and what are the practices that have been done ads producers when presenting the ads as a cultural product to the public audience. This study used critical discourse analysis methods, to obtain the data, carried out through an existing image in the ads. Image translates to obtain perceptions to be conveyed producers to consumers. This perception can be described, in turn were associated with how the perception of the image is related to a discourse on the global environment to determine the relevant context. Ad Kuku Bima Ener-G 'Jigojagajig' describes how the construction of Indonesian Men through visualization. Indonesian Men demonstrated through work always rely on physical strength. Meanwhile, when an ad is displayed on the screen, the era of masculinity has been in an era where masculinity is not only demonstrate their physical strength (still conventional masculine). But in the concept of modern masculinity, can also show softness possessed by men addition to the above findings, there is also a depiction of crippled in positioning of men and Women

Keywords : Construction, Man, Ads, Visualitaion, Masculine

ABSTRAK

Penelitian ini mengangkat tema kebangsaan dikaitkan konstruksi menjadi laki-laki Indonesia pada iklan Kuku Bima Ener-G!. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana dan apa saja praktek-praktek yang telah dilakukan produsen iklan ketika mempersembahkan iklan tersebut sebagai produk budaya kepada khalayak masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis, untuk memperoleh data, dilakukan melalui gambar yang ada dalam iklan, gambar diterjemahkan untuk memperoleh persepsi-persepsi yang ingin disampaikan produsen kepada konsumen, persepsi ini dapat dideskripsikan, selanjutnya dikaitkan dengan bagaimana persepsi gambar tersebut mempunyai relasi dengan wacana yang ada di lingkungan secara global untuk mengetahui konteks yang relevan. Iklan Kuku Bima Ener-G! ‘Jigojagajig’ menggambarkan bagaimana konstruksi laki-laki Indonesia melalui visualisasinya. Laki-laki Indonesia diperlihatkan melalui pekerjaan yang selalu mengandalkan kekuatan fisik. Sementara ketika iklan ini dipertunjukkan di layar kaca, era maskulinitas telah berada pada era yang mana maskulinitas tidak hanya memperlihatkan kekuatan fisik semata (masih maskulin yang konvensional). Melainkan dalam konsep maskulinitas moderen, juga dapat memperlihatkan kelembutan yang dimiliki oleh laki-laki Selain temuan di atas, juga terdapat penggambaran yang timpang dalam pemosisian laki-laki dan perempuan.

Kata Kunci : Konstruksi, Laki-laki, Iklan, Visualisasi, Maskulin

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, B., 2006. Imagined Communities: Reflections on the Origin and Spread of Nationalism. Revised Edition. New York: Verso

Bourdieu, P, 2001. Masculine Domination. Standford: Standford University Press.

Hogan, J., 1999. The construction of gendered national identities in the television advertisements of Japan and Australia. Media, Culture & Society, 21(6), pp.743–758.

Loomba, A., 2005. Colonialism/Postcolonialism (The New Critical Idiom). 2 nd Edition. London: Routledge.

Noviani, R, 2002. Jalan Tengah Memahami Iklan: Antara Realitas, Representasi, dan Stimulasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prastista, H., 2008. Memahami Film. Yogyakarta: Homerian Pustaka

Schroeder, J.E. & Zwick, D., 2004. Mirrors of Masculinity: Representation and Identity in Advertising Images. Consumption Markets & Culture, 7(1), hal.21–52.

Widyatama, R, 2006. Bias Gender dalam Iklan. Yogyakarta: Media Pressindo

Published
2015-02-09
How to Cite
Wenerda, I. (2015). Konstruksi Laki-Laki Indonesia Dalam Iklan Kuku Bima Ener-G! ‘Jigojagajig’. Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi Pembangunan, 18(3), 219 -. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v18i3.20