Strategi Komunikasi Politik Calon Legislatif Perempuan Dalam Memperoleh Dukungan Publik Pada Pemilihan Legislatif Tahun 2019 di Kalimantan Selatan
Abstract
This research aimed to find out communication strategy which was used by women politicians as legislative candidates in gathering people’s supports on South Kalimantan Legislative Elections 2019. The research used descriptive qualitative approach. Data was collected by depth interview to three types of informants, Regional House of Representatives Banjarmasin City candidates, Regional House of Representatives Banjarbaru City candidates, and voters side. The result of the research showed that some elements of political communications related to women legislative candidate’s communication strategies in getting votes. Women legislative candidates with their team as political communicators while in legislative elections campaign. Political messages, delivered to the people, were focusing on health welfare, women empowerment, and children educations. Besides personal and community communications, their use online media such as Whatsapp, Facebook, Instagram, and other social medias, furthermore they used outdoor media such as billboard. Legislative candidates Political targets are widely, because the targets were not only women. The targets college students, community members, and other community groups. Political communication strategy, used by women legislative candidates in gathering people’s supports, was horizontal political communication strategy. The strategy descripted as position of political communicators (legislative candidates) and communicans (people) relatively balance (give and take position).
Keywords: communication strategy, political communication, women legislative candidates
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan oleh Politisi Perempuan sebagai Calon Legislatif (Caleg) dalam memperoleh dukungan publik pada pemilihan legislatif Tahun 2019 di Kalimantan Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara kepada tiga pihak informan, yaitu Caleg DPRD Kota Banjarmasin, Caleg DPRD Kota Banjarbaru, dan dari pemilih. Hasil penelitian mengungkapkan sejumlah unsur-unsur komunikasi politik sehubungan dengan strategi komunikasi Caleg perempuan dalam memperoleh dukungan publik. Caleg perempuan bersama timnya bertindak sebagai komunikator politik selama proses kampanye pemilihan legislatif. Pesan politik yang disampaikan kepada masyarakat fokus pada bidang kesehatan, kesejahteraan, pemberdayaan perempuan, dan pendidikan anak. Adapun saluran yang digunakan, selain komunikasi personal dan kelompok, juga menggunakan media berbasis online seperti whatsapp, facebook, instagram, dan media sosial lainnya, serta menggunakan media luar ruang seperti baliho. Sasaran atau target politik para caleg terbilang cukup luas, karena tidak dibatasi oleh target dari kelompok perempuan saja, namun lebih umum mulai dari kelompok pelajar/mahasiswa, anggota komunitas, dan kelompok masyarakat lainnya. Strategi komunikasi politik yang digunakan para caleg perempuan dalam memperoleh dukungan publik adalah strategi komunikasi politik horizontal, posisi antara komunikator politik dalam hal ini Caleg dan komunikan (masyarakat) relatif seimbang (saling memberi dan menerima).
Kata kunci: strategi komunikasi, komunikasi politik, caleg perempuan
Downloads
References
Anugrah, Astrid. (2008). UU Parpol 2008 (UU No 2 Tahun 2008) Dan Keterwakilan Perempuan Dalam Parpol. Jakarta: Pancuran Alam.
Aritonang, Deytri Robekka. (2019). Caleg Perempuan Terpilih DPR Periode 2014-2019 Menurun. (Online). (http://kompas.com, diakses tanggal 13 Maret 2019).
Budiman, Arief. (1995). Teori Pembangunan Dunia Ketiga. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Cangara, Hafied. (2011). Komunikasi Politik: Konsep, Teori dan Strategi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Darwin, Muhadjir. (2004). Gerakan Perempuan Indonesia Dari Masa ke Masa. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Vol 7: 283-294.
Fauzi, Hendra. (2010). Strategi Politik Calon Legislatif Perempuan Dalam Memenangkan Pemilihan Legislatif 2009. Skripsi. Universitas Lampung
Irianto, Sulistyowati. (2006). Perempuan Dan Hukum. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Lovenduski, Joni. (2005). Politik Berparas Perempuan. Yogyakarta: Kanisius.
Nasution, Zulkarnain. (1990). Komunikasi Politik Suatu Pengantar. Jakarta: Ghalia Indonesia.
For Bahasa Indonesia can be read here: Mengakui Pernyataan Hak Cipta
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;






