Pengalaman Masyarakat Adat Boti dalam Memanfaatkan Media Rakyat Untuk Pembangunan

Studi Fenomenologi Penggunaan Bonet

  • Petrus Ana Andung Jurusan Ilmu Komunikasi, Fisip, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • Hotlief Arkilaus Nope Jurusan Ilmu Komunikasi, Fisip, Universitas Nusa Cendana, Kupang
Keywords: Local Wisdom, bonet, phenomenological, participation in development, kearifan lokal, fenomenologi, partisipasi dalam pembangunan

Abstract

Bonet is one of local wisdoms of Boti tribe that is also used as a traditional communication media to deliver messages of development. This study was conducted to find out the experiences of Boti Tribe in using Bonet as a traditional medium of communication in order to stimulate and increase community participation in rural development. This study used a qualitative approach using the phenomenological method. The Boti government in collaboration with the King of Boti has consistently used Bonet as an alternative medium of communication to convey various messages about development. In addition, according to the real experience of Boti local government, Bonet is considered as a powerful media to increase community participation in rural development.

Keywords: Local Wisdom, Bonet, Phenomenological, Participation in Development

 

ABSTRAK

Bonet merupakan salahsatu kearifan lokal masyarakat adat Boti yang dimanfaatkan sebagai saluran komunikasi tradisional guna menyampaikan pesan-pesan pembangunan.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman masyarakat adat Boti dalam menggunakan bonet sebagai saluran komunikasi tradisional guna memacu serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi.  Pemerintah Boti bekerjasama dengan Raja Boti, secara konsisten telah memanfaatkan Bonet sebagai media alternatif guna menyampaikan berbagai pesan pembangunan.  Tidak hanya itu saja. Berdasarkan pengalaman nyata dari Pemerintah Desa Boti, penggunaan Bonet dianggap cukup ampuh memacu dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. 

Kata kunci: Kearifan Lokal, Bonet, Fenomenologi, Partisipasi dalam Pembangunan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Blummer, Herbert. 1998. Symbolic Interactionism: Perspective and Method. London, England: University of California Press.

Janssen, Marijn., Hans J. Scholl, Maria A. Wimmer, dan Yao-Hua Tan., 2011., Electronic Government. New York: Springer.

Moleong, Lexy J. 2005. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Deddy. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rahayu, Minto. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan: Perjuangan Menghidupi Jati Diri Bangsa. Penerbit: Grasindo (Gramedia Widiasarana Indonesia), Jakarta.

Rumung, Wens John. 1998. Misteri Kehidupan Suku Boti. Kupang: Karya Guna.

Sedarmayanti. 2003. Good Governance (Pemerintahan yang Baik) dalam Rangka Otonomi Daerah. Penerbit: Mandar Maju, Bandung.

Kebudayaan Indonesia. Suku Boti Nusa Tenggara Timur [internet]. Available from: <http://kebudayaanindonesia.net> [Accessed 4 Maret 2016]

Published
2016-06-04
How to Cite
Andung, P. A., & Nope, H. A. (2016). Pengalaman Masyarakat Adat Boti dalam Memanfaatkan Media Rakyat Untuk Pembangunan: Studi Fenomenologi Penggunaan Bonet. Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi Pembangunan, 20(1), 63 - 68. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v20i1.41