Kesenjangan Kepuasan Penggunaan Media Sosial Whatsapp oleh Penyuluh Pertanian di Kabupaten Wonogiri

  • Triya Ayu Retnaningtyas Universitas Sebelas Maret
  • Dwiningtyas Padmaningrum Universitas Sebelas Maret
  • Putri Permatasari Universitas Sebelas Maret
Keywords: Kesenjangan Kepuasan, Whatsapp, Penyuluh Pertanian

Abstract

Penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pertanian Indonesia berperan salah satunya sebagai pusat data dan informasi. Penyuluh pertanian dituntut untuk memperluas wawasan dan kompetensi dengan mengumpulkan berbagai informasi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di era digital, seperti media sosial whatsapp. Penggunaan media sosial whatsapp didasari oleh berbagai motif kebutuhan yang ingin dipenuhi. Motif kebutuhan yang dapat terpenuhi oleh penggunaan media whatsapp akan menciptakan suatu perolehan kepuasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesenjangan antara motif dan kepuasan dalam penggunaan media sosial whatsapp oleh penyuluh pertanian di Kabupaten Wonogiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis kesenjangan oleh Palmgreen dan mengacu pada teori Uses and Gratifications. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata total motif (Gratification Sought) lebih besar dari skor rata-rata total kepuasan (Gratification Obtained) yakni 44.67 (GS) > 43.43 (GO), artinya terjadi kesenjangan antara motif dan kepuasan penggunaan media whatsapp. Perbandingan skor rata-rata total tersebut membuktikan bahwa media whatsapp kurang memberikan kepuasan yang maksimal kepada penyuluh pertanian di Kabupaten Wonogiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Triya Ayu Retnaningtyas, Universitas Sebelas Maret

- Mahasiswa S-1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Sebelas Maret

Dwiningtyas Padmaningrum, Universitas Sebelas Maret

- Kepala Program Magister Penyuluhan Pembangunan, Universitas Sebelas Maret

- Dosen Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Sebelas Maret

Putri Permatasari, Universitas Sebelas Maret

- Dosen Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Universitas Sebelas Maret

References

Afnibar & N, D. F. (2020). Pemanfaatan whatsapp sebagai media komunikasi kegiatan belajar (Studi terhadap mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang). Al-Munir: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 11, pp. 70–83.
Bahua, M. I. (2016). Kinerja penyuluh pertanian. Yogyakarta: CV Budi Utama.
Barau, A. A. & Afrad, M. S. I. (2017). An overview of social media use in agricultural extension service delivery. Journal of Agricultural Informatics, 8 (3), pp. 49–61. doi: 10.17700/jai.2017.8.3.395.
Echdar, S. (2017). Metode penelitian manajemen dan bisnis: panduan komprehensif langkah demi langkah penelitian untuk skripsi, tesis, dan disertasi. Bogor: Ghalia Indonesia.
Eksanika, P. & Riyanto, S. (2017). Pemanfaatan Internet oleh Penyuluh Pertanian’. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (JSKPM), 1 (1), pp. 65–80. doi: 10.29244/jskpm.1.1.65-80.
Elian, N., Lubis, D. P. & Rangkuti, P. A. (2014). Internet usage and agricultural information utilization by agricultural extension staff in Bogor District, Jurnal Komunikasi Pembangunan, 12 (2), pp. 245-297. doi: 10.29244/jurnalkmp.12.2.%p.
Flor, R. K. et al. (2013). Effect of relaxation training on working memory capacity and academic achievement in adolescents. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 82, pp. 608–613. doi: 10.1016/j.sbspro.2013.06.318.
Kriyantono, R. (2010). Teknik praktis riset komunikasi disertai contoh praktis riset media, public relation, advertising, komunikasi organisasi, komunikasi pemasaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
McQuail, D. (1987). Mass communication theory: an introduction-second (2nd) edition. London: Sage Publications.
Miladiyah, A. (2017). The utilization of whatsapp messenger info in giving information and increasing performance on program sub-division group of South Sulawesi Province Goverment. Thesis Pascasarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Hasanuddin.
Muslihat, E. J. et al. (2015). Kompetensi penyuluh pertanian dalam penyusunan rancangan usaha agribisnis padi pada BKP5K Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Agriekonomika, 4 (2), pp. 132–153.
Nurudin. (2007). Pengantar komunikasi massa. Depok: PT RajaGrafindo Persada.
Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 49 Tahun tentang Komando Strategis Pembangunan Pertanian.
Prayoga, K. (2017). Pemanfaatan sosial media dalam penyuluhan pertanian dan perikanan di Indonesia. Agriekonomika, 6 (1), pp. 32–43. doi: 10.21107/agriekonomika.v6i1.2680.
Purkayastha, N. & Chanda, A. (2018). Whatsapp as a means of sharing information among lis professionals of north-east india : a study. IMPACT: International Journal of Research in Applied, Natural and Social Sciences (IMPACT: IJRANSS), 6 (9), pp. 69–81. Available at: http://oaji.net/articles/2017/491-1538654342.pdf.
Rasmira et al. (2019). Literasi informasi penyuluh pertanian di Kabupaten Cianjur. Jurnal Penyuluhan, 15 (2), pp. 254–265.
Sherine, A., Seshagiri, A. V. S. & Sastry, M. M. (2020). Impact of whatsapp interaction on improving L2 speaking skills. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 15 (3), pp. 250–259. doi: 10.3991/ijet.v15i03.11534.
Smith, H. W. (2003). What matters most: hal-hal yang paling utama. Jakarta: Binarupa Aksara.
Trisnani. (2017). Pemanfaatan whatsapp sebagai media komunikasi dan kepuasan dalam penyampaian pesan dikalangan tokoh masyarakat. Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika, 6 (3), pp. 1–12. doi: 10.31504/komunika.v6i3.1227.
Westerman, D., Spence, P. R. & Van Der Heide, B. (2014). Social media as information source: recency of updates and credibility of information. Journal of Computer-Mediated Communication, 19 (2), pp. 171–183. doi: 10.1111/jcc4.12041.
Published
2021-11-16
How to Cite
Retnaningtyas, T. A., Padmaningrum, D., & Permatasari, P. (2021). Kesenjangan Kepuasan Penggunaan Media Sosial Whatsapp oleh Penyuluh Pertanian di Kabupaten Wonogiri. Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi Pembangunan, 25(1), 16-32. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v25i1.158