PENGALAMAN MAHASISWI BERHIJAB YANG MENGALAMI CATCALLING

  • Suci Indah Ramadhania Telkom University
Keywords: pengalaman, catcalling, mahasiswi berhijab

Abstract

ABSTRACT

This study is a study of the experiences of hijab students who experience catcalling. Catcalling can occur regardless of place, class, age and social class. Most victims of harassment are often blamed for their wear which is considered inviting, but in fact this phenomenon also occurs in some female students who wear the hijab, resulting in a mismatch between expectations and their social environment. This study aims to see how experiences are experienced, the form of verbal and non-verbal catcalling messages, and self-concept in female hijab students after experiencing catcalling. By using Alfred Schutz's phenomenological method as a qualitative research method and using in-depth interview techniques as a data collection technique, the researchers found that the forms of verbal and non-verbal catcalling were experienced by different informants. This experience made female hijab students gain an understanding of why catcalling happened to them and resulted in a self-concept with physical and social aspects that were mostly negative rather than positive.

 

Keywords: experience, catcalling, hijab students

 

ABSTRAK

Penelitian ini merupakan penelitian mengenai pengalaman mahasiswi berhijab yang mengalami catcalling. Catcalling dapat terjadi tanpa memandang tempat,  golongan, usia dan kelas sosial. Sebagian besar korban pelecehan kerap disalahkan akan pakainya yang dinilai mengundang, tapi kenyatannya fenomena ini juga terjadi pada beberapa Mahasiswi yang menggunakan hijab, sehingga adanya ketidaksesuaian antara harapan dan lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengalaman yang dialami, bentuk pesan catcalling secara verbal dan non-verbal, dan konsep diri pada mahasiswi berhijab setelah mengalami catcalling. Dengan menggunkan metode metode fenomenologi Alfred Schutz sebagai metode penelitian kualitatif dan menggunakan teknik wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data, peneliti mandapatkan hasil bahwa bentuk catcalling secara verbal dan non-verbal yang dialami oleh para informan berbeda-beda. Pengalaman ini membuat mahasiswi berhijab mendapatkan sebuah pemahaman mengapa catcalling terjadi pada mereka dan menghasilkan sebuah konsep diri dengan aspek fisik dan sosial yang sebagian besar bersifat negatif daripada yang positif.

 

Kata kunci: pengalaman, catcalling, mahasiswi berhijab

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, E. S. and Resminingsih (2010) Bahan Dasar Untuk Pelayanan Konseling Pada Satuan Pendidikan Mengah. 1st edn. Grasindo. Available at: https://books.google.co.id/.

BBC (2019) Pelecehan seksual di ruang publik: Mayoritas korban berhijab, bercelana panjang dan terjadi di siang bolong, BBC News Indonesia. Available at: https://www.bbc.com/. [diakses 14 April, 2020].

Cangara, H. (2016) Pengantar Ilmu Komunikasi. 2nd edn. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Chaudoir, S. R. and Quinn, D. M. (2010) ‘Bystander sexism in the intergroup context: The impact of cat-calls on women’s reactions towards men’, Sex Roles, 62(9), pp. 623–634. doi: 10.1007/s11199-009-9735-0.

Fairchild, K. and Rudman, L. A. (2008) ‘Everyday stranger harassment and women’s objectification’, Social Justice Research, 21(3), pp. 338–357. doi: 10.1007/s11211-008-0073-0.

Gennaro, K. and Ritschel, C. (2019) ‘Blurred lines: The relationship between catcalls and compliments’, Women’s Studies International Forum. Elsevier, 75(June). doi: 10.1016/j.wsif.2019.102239.

Hardjana, A. M. (2003) Komunikasi Intrapersonal & Interpersonal. Yogyakarta: Penerbit Kanisus.

Hidayat, A. and Setyanto, Y. (2020) ‘Fenomena Catcalling sebagai Bentuk Pelecehan Seksual secara Verbal terhadap Perempuan di Jakarta’, Koneksi, 3(2), p. 489. doi: 10.24912/kn.v3i2.6487.

Kholifah, S. and Suyadnya, I. W. (2018) Metodologi Penelitian Kualitatif Berbagai Pengalaman Dari Lapangan. Depok: PT RajaGrafindo Persada.

Komnas Perempuan (2019) Korban Bersuara, Data Bicara Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebagai Wujud Komitmen Negara: Catatan Kekerasan terhadap Perempuan, Catatan Tahunan Tentang Kekerasan Terhadap Perempuan. Available at: https://www.komnasperempuan.go.id/. [diakses 10 Maret, 2020]

Kusumawati, T. I. (2016) ‘Komunikasi Verbal Dan Nonverbal’, Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(2), pp. 83–98. Available at: http://jurnal.uinsu.ac.id/.

Muhith, A. (2015) Pendidikan Keperawatan Jiwa: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: CV Andi Offset. Available at: https://books.google.co.id/

Nurhadi, Z. F. and Kurniawan, A. W. (2017) ‘Kajian Tentang Efektivitas Pesan dalam Komunikasi’, Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian, 3(1), pp. 91–92. Available at: https://journal.uniga.ac.id/.

O’Leary, C. (2016) Catcalling as a ‘Double Edged Sword’: Midwestern Women, Their Experiences, and the Implications of Men’ s Catcalling Behaviors. Illions State University. Available at: http://ir.library.illinoisstate.edu/etd.

Ranny et al. (2017) ‘Konsep Diri Remaja dan Peranan Konseling’, Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 2(2), p. 44.

Ravel, S. (2017) Faktor Pemicu Terjadinya Pelecehan Seksual di Ruang Publik, Kompas.com. Available at: https://megapolitan.kompas.com/ (Accessed: 5 April 2020).

Sabrina, T. (2017) Kekerasan Seksual : Kenali dan Tangani ! 15 Bentuk Kekerasan Seksual, Komnas Perempuan. Available at: https://www.komnasperempuan.go.id/. [diakses 10 April, 2020].

Santoso, B. A. and Bezaleel, M. (2018) ‘Perancangan Komik 360 Sebagai Media Informasi Tentang Pelecehan Seksual Cat Calling’, Andharupa Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 4(1), p. 15. Available at: http://publikasi.dinus.ac.id/.

Sunaryo (2002) Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: Buku Kedokteran EGC. Available at: https://books.google.co.id/

Utami, S. W. (2016) Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Pelecehan Seksual PAda Remaja DI Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga Universitas Muhammadiyah Purwerkerto. Universitas Muhammadiyah Purworkerto. Available at: http://repository.ump.ac.id/.

Widiarti, P. W. (2017) ‘Konsep Diri (Self Concept) Dan Komunikasi Interpersonal Dalam Pendampingan Pada Siswa Smp Se Kota Yogyakarta’, Informasi Kajian Ilmu Komunikasi, 47(1), pp. 135–148. doi: https://doi.org/10.21831/informasi.v47i1.15035.

Yulikhah, S. (2017) ‘Antara Kesalehan dan Fenomena Sosial’, Jurnal Ilmu Dakwah, 36(1), pp. 96–117. doi: http://dx.doi.org/10.21580/jid.36.1.1627.
Published
2021-12-28
How to Cite
Ramadhania, S. I. (2021). PENGALAMAN MAHASISWI BERHIJAB YANG MENGALAMI CATCALLING. Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi Pembangunan, 25(2), 167-181. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v25i2.154