Tanggapan Masyarakat Terhadap Konten Media Massa Dalam Kasus Konflik Antar Warga DI Kabupaten Sigi
Abstract
A research about mass media news toward conflict among people in Sigi regency was done in Sigi regency. This study aims to give description about people response in Sigi regency toward mass media news about conflict among people in Sigi regency from neutrality side, news accuracy, positive and negative impact about the news for Sigi people. Through qualitative approach with purposive informant, the result shows that mass media news both print media and electronic media located in Central Sulawesi which informing about conflict in Sigi regency are considered neutral, objective, and accurate. One of those indicators are the information of mass media about Sigi tragedy mostly in line with the fact. The positive thing from that news is the rising of awareness to introspect each other to keep the security and tranquility. The negative thing is information about conflict in difference places could make trauma from the past. It can be conclude that mass media news toward conflict among people in Sigi regency was already in line with the applicable law and ethics. Thus, it is hoped that mass media are still prioritizing consciousness to consider the suitability of the news.
Keywords: Mass Media, Conflict, Among People, News
ABSTRAK
Penelitian konten pemberitaan media massa kasus konflik antar warga di Kabupaten Sigi di lakukan di Kabupaten Sigi. Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran mengenai tanggapan masyarakat Kabupaten Sigi terhadap konten pemberitaan media massa dalam kasus konflik antar warga di Kabupaten Sigi dari sudut netralitas, akurasi berita dan dampak positif serta negatifnya berita tersebut bagi masyarakat Sigi. Melalui pendekatan kualitatif dengan infoman yang ditentukan secara porpusive hasil penelitian menunjukkan, bahwa konten pemberitaan media massa baik media cetak, maupun elektronik yang terdapat di Sulawesi Tengah mengenai konflik yang terjadi di Kabupaten Sigi dianggap informan cukup netral, dan juga cukup obyektif serta akurat. Indikasi tersebut antara lain pemberitaan media massa tentang tragedi Sigi sebagian besar sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Hal positif dari pemberitaan adalah munculnya kesadaran untuk saling introspeksi menjaga keamanan dan ketentraman. Negatifnya, pemberitaan konflik ditempat yang berbeda dapat menimbulkan kembali rasa troumatik masa lalu. Disimpulkan konten pemberitaan media massa dalam kasus konflik di Kabupaten Sigi telah seasui dengan ketentuan hukum dan etika yang berlaku. Sekalipun demikian, media massa hendaknya tetap mengedepankan hati nurani untuk mempertimbangkan kelayakan berita.
Kata Kunci : Media Massa, Konflik, Warga, Berita
Downloads
References
Anwar, A., 2010. Opini Publik. Depok: Kota Penerbit
Arikonto, S., 2013. Prosedur Penelitian. Jakarta: Reneka Cipta
Assegaff, H. D., 1991, Jurnalistik Masa Kini Pengatar Ke Praktik Kewartawanan. Jakarta: Ghalia Indonesia
Darwanto, 2011. Televisi Sebagai Media Pendidikan. Yogyakarta.: Pustaka Pelajar
Harjatmoko, 2007. Etika Komunikasi, Manipulasi Media, Kekerasan, dan Pornograf. Yogyakarta.: Kanisius
Hartiningsih, 2014. Komunikasi Massa, televisi Dan Tayangan Kekerasan Dalam Pendekatan Kasus. Jakarta: RajaGrafindo Persada
Herdiansyah, H., 2010. Metode Penelitian Kuanlitatif Untuk Ilmu Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba
Kusuma, A., 1998. Kebebasan Pers Untuk kebebasan Masyarakat, Aliansi Jurnalistik Independen, Jakarta : AJI Indonesua
Peraturan Presiden tentang Penyiaran Tahun 2005. Menkumham RI
Rusadi, U., 2005. Diskursur kerusuhan Sosial dalam Media mssa Studi Kekuasaan Dibalik Sajian Berita Surat Kabar. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Vol 44
Siswanto, S., 1998. Peran Surat Kabar dan Kyai Dalam Pembentukan Opini Publik Kasus Kerusuhan Pemilu 1997 di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Jurnal Penelitian dan Komunikasi Pembangunan. Vol.4 (2)
Sugiyono, 2003. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta
Suwaso, L., 1998. Wajah Media Massa Kita, Jakarta: AJI Indonesia.
Triasnani, 1999. Apresiasi Masyarakat Jawa Timur terhadap Berita Televisi, Jurnal Penelitian Media Massa.
Undang Undang Pers No 40 tahun l999, Departemen Pengerangan RI, Jakarta.
Undang Undang Penyiaran. No.32 tahun 2002. Menkumham RI
Wazis, K. 2012, Media Massa dan Konstruksi Realitas. Yogyakarta: Aditiya Media.
For Bahasa Indonesia can be read here: Mengakui Pernyataan Hak Cipta
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Copyright on any article is retained by the Journal
- Author grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this;
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal;
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work;
- Every accepted manuscript should be accompanied by Copyright Transfer Agreement (CTA), prior to the article publication. CTA can be downloaded here;



