Strategi Komunikasi Pembangunan Dalam Pengembangan Pariwisata

Studi Kasus pada Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur

  • Yohanes Museng Ola Buluamang BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
  • Leope Pinnega Handika BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Abstract

ABSTRACT


In the development of tourism in NTT Province, NTT Provincial Tourism Office uses a development communication strategy approach. This study aims to explore the use of development communication strategies by the Department of Tourism in the development of tourism in the Province of NTT. The research method used is descriptive qualitative with case study approach. The results show that most of the programs and activities related to development communication are more using the active development communication strategy approach. This strategy approach is considered to make the community as a communicant solely in the continuity of the communication process. Therefore, alternative approaches to participatory development and convergence development strategies should be considered in the planning of development communication by the NTT Tourism Provincial Tourism Office.


Keywords: Development of Tourism and Development Communication Strategy


 


ABSTRAK


Dalam pengembangan pariwisata di Provinsi NTT, Dinas Pariwisata Provinsi NTT menggunakan pendekatan strategi komunikasi pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan strategi komunikasi pembangunan oleh Dinas Pariwisata dalam pengembangan pariwisata di Provinsi NTT. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar program dan kegiatan yang berkaitan dengan komunikasi pembangunan lebih menggunakan pendekatan strategi komunikasi pembangunan aktif. Pendekatan strategi ini dinilai menjadikan masyarakat sebagai komunikan semata dalam keberlangsungan proses komunikasi. Oleh karena itu, alternatif pendekatan strategi komunikasi pembangunan partisipatif dan konvergensi sebaiknya dipertimbangkan dalam perencanaan komunikasi pembangunan oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTT.


Kata Kunci: Pengembangan, Pariwisata, Strategi, Komunikasi, Pembangunan

Author Biography

Leope Pinnega Handika, BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Peneliti Pertama pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur

References

Abadi, Totok Wahyu dan Ita Kusuma Mahendrawati. (2009). “Penertiban Versus Penggusuran: Strategi Komunikasi dan Partisipasi Pembangunan”. Jurnal Ilmiah SCRIPTURA, (3), 2: 112-128.
Aly, B. (2010). “Komunikasi Pembangunan dengan Aksentuasi Komunikasi Politik”. Jurnal Komunikasi Pembangunan, (08), 2: 62-69.
Amanah, S. (2010). “Peran Komunikasi Pembangunan dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir”. Jurnal Komunikasi Pembangunan, (08), 1: 1-19.
Aminah, et., al. (2014). “Perubahan Model Komunikasi dan Pergeseran Paradigma Pembangunan dalam Perspektif Sejarah”. Jurnal Paramita, (24), 1:92-103.
Bungin, Burhan. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana.
Christie, Sarah. (2011). “Development Communication: Reframing the Role oh the Media”. Canadian Journal of Communication, (36), 3.
Djese, Selsus T, et. al. Strategi Pengembangan Objek Wisata Komodi di Kabupaten Manggarai Barat Terhadap Usaha Peningkatan Jumlah Kunjungan Wisatawan di Nusa Tenggara Timur. Laporan Akhir Penelitian. Kupang: Badan Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi NTT.
Fredelina. (2015). “Pelaksanaan Komunikasi Pembangunan Program Jaminan Kesehatan Nasional BPJS Kesehatan di Kota Pekanbaru”. Jurnal FISIP, (2), 2: 1-13.
Harun, Rochajat dan Elvinaro Ardianto. 2011. Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Hadiyanto. (2007). “Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan”. Jurnal Soladitiy: Transdisplin Sosiologi, Komunikasi dan Ekologi Manusia, (01), 3: 321-344.
________. (2008). “Komunikasi Pembangunan Partisipatif: Sebuah Pengenalan Awal”. Jurnal Komunikasi Pembangunan, (06), 2: 80-88.
Heriyanti. (2015). “Komunikasi Pembangunan Memberikan Peranan Penting Bagi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi Kasus Masyarakat Kabupaten Kepulauan Seribu Jakarta)”. Prosiding Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu dan Call For Papers. Jakarta: Universitas Esa Unggul.
Lexy J, Moeleong. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, Dedy. 2010. Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugraha, Mariano T., et. al. (2015). Model Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Laporan Akhir Penelitian. Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Rahma, Muchri. (2009). “Komunikasi Pembangunan dalam Perspektif Terkini”. Jurnal Academica, (1), 2:145-151.
Rinawati, Rini. (2006). “Komunikasi dan Pembangunan Partisipatif”. Jurnal MEDIATOR, (7), 2: 175-184.
Rusadi, Udi. (2014). “Makna dan Model Komunikasi Pembangunan”. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, (18), 1:89-104.
Salim, Ahmad, et. al. (2011). Potensi dan Strategi Pengembangan Sektor Pariwisata Sebagai Lokomatif Pembangungan Ekonomi Daerah Nusa Tenggara Timur. Laporan Akhir Penelitian. Kupang: Badan Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi NTT.
Published
2018-10-17
How to Cite
BULUAMANG, Yohanes Museng Ola; HANDIKA, Leope Pinnega. Strategi Komunikasi Pembangunan Dalam Pengembangan Pariwisata. Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan, [S.l.], v. 22, n. 2, p. 89 - 101, oct. 2018. ISSN 2527-693X. Available at: <http://jurnal-p2kp.id/index.php/jp2kp/article/view/84>. Date accessed: 16 dec. 2018.