Peran Pengawasan Orangtua Pada Anak Pengguna Media Sosial

  • Mutia Rahmi Pratiwi Dian Nuswantoro University
  • Mukaromah Mukaromah Dian Nuswantoro University
  • Wulan Herdiningsih Dian Nuswantoro University
Keywords: Media Literation, Media Literasi, Social Media, Parenting, interpersonal Communication, Parenting COmmunication

Abstract

The amount of social media user in Indonesia is highly increasing, both for adult and children such as the elementary school student. The social media have its own policy about the age restriction to legally access the social media and elementary student is not one of them. Nevertheless, the datas show that elementary school student is one of the active user in social media. Cyberbullying and cyberporn are the impact of those unideal condition. This problem brings another concern to the parents of elementary school student user. The aim of this research is to describe the parents’s surveillance role towards the under age user. This research used the phenomenoogy method. While the results show that the parents’s surveillance role is only in the preventive stage without further analysis into the social media itself. The parents become supervisor in several conditions: the social media using restriction, being friend to their children in the social media, limiting the internet data, approaching personally and using the religious approachment. The result of this research can be the reference for the parents in educating their children in using the social media. For the future research, strongly recommended to search for the relationship of the parent’s supervising role and the school in minimalizing the bad impact of the internet and social media for the children.
Keywords: Media Literation, Social Media, Children, Parents


ABSTRAK
Jumlah pengguna media sosial di Indonesia terus meningkat, tidak hanya dari kalangan dewasa namun juga anak-anak SD. Media sosial memiliki kebijakan terkait batasan umur yang dilegalkan sebagai pengguna dan anak SD tidak termasuk bagian di dalamnya. Namun data justru menunjukan bahwa anak SD kini menjadi pengguna aktif media sosial dan hal ini berimbas pada munculnya cyberbulling hingga postingan anak SD yang memuat unsur cyberporn. Persoalan ini membawa keprihatinan tersendiri bagi orang tua yang memiliki anak SD selaku pengguna internet dan pemilik akun media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran pengawasan yang dilakukan orangtua terhadap anak pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengawasan orangtua masih di tataran preventif tanpa mengkaji lebih mendalam mengenai isi media sosial itu sendiri. Orangtua memposisikan diri sebagai pengawas anak dengan beberapa cara, yaitu: penerapan aturan penggunaan yang ketat, berteman dengan anaknya di media sosial, pembatasan kuota, pendekatan personal dan menggunakan unsur KeTuhanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan kajian bagi orangtua dalam mengedukasi anak saat menggunakan internet dan media sosial. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti hubungan pengawasan orangtua serta pihak sekolah dalam meminimalisir dampak buruk internet dan media sosial bagi anak-anak.
Kata kunci: Literasi Media, Media Sosial, Anak, Orangtua

Downloads

Download data is not yet available.

References

Vangelisti, Anita L. (2003). Handbook of family communication. United States of America: Lawrence Erlbaum Associates

Heryanto, Ariel. (2015). Identitas dan Kenikmatan : Politik Budaya Layar Indonesia. Jakarta : PT.Gramedia

Lister, dkk. (2009). New Media a Critical Introduction (2nd Edition). London: Routledge

Littlejohn, Stephen W dan Foss KarenA. (2009). Theories of Human Communication. Newyork : Thomson Wardswordth.

Moleong, J.Lexy. (2007). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Mondry. (2008). Pemahaman Teori dan Praktek Jurnalistik. Bogor: Ghalia Indonesia

Moustakas, Clark.(1994). Phenomenological Research Methods. California : SAGE Publication

Straubhaar, Joseph, Robert LaRose & Lucinda Davenport. (2009). Media Now. Balmont: Wadsworth

Palfrey, John dan Urs Gasser. (2008). Born Digital: Understanding The First Generation of Digital Natives. New York: Basic Book.

Iriantara, Yosal. (2013). Literasi Media: Apa, Mengapa, Bagaimana. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Yulianti, Padmi Dhyah dan Tri Hartini. (2015). Seminar Psikologi & Kemanusiaan: Literasi Media Televisi Bagi Orang Tua: Upaya Melindungi Anak dari Dampak Negatif Televisi. http://mpsi.umm.ac.id/files/file/239-244%20Padmi%20Dhyah.pdf

Potter, W.James. (2005). Media Literacy: A Cognitive Approach. America: Sage Publication

Manovich, Lev. (2001). The language of New Media. Cambridge, Massachusetts: The MIT Press

Media Online

Agustinus Mario Damar. (2016). 3 Fakta Mengejutkan Pengguna Internet di Indonesia. Available from: <http://tekno.liputan6.com/read/2435997/3-fakta-mengejutkan-pengguna-internet-di-indonesia>[Accessed 06 Mei 2017]

Anonim. (2015). Beredar Foto Siswa SD di Jembrana Ngibing Joged Jadi Pergunjingan. Available from: <http://bali.tribunnews.com/2015/06/15/beredar-foto-siswa-sd-di-jembrana-ngibing-joged-jadi-pergunjingan>[Accessed 01 Mei 2017]

Micom.(2016).KPAI Desak Literasi Media Sosial Ditingkatkan. Available from: <http://www.mediaindonesia.com/news/read/84084/kpai-desak-literasi-media-sosial-ditingkatkan/2016-12-22> [Accessed 04 Mei 2017]

David Setyawan.(2015).KPAI: Ribuan Anak Indonesia Jadi Korban Pornografi Internet. Available from: <http://www.kpai.go.id/berita/kpai-ribuan-anak-indonesia-jadi-korban-pornografi-internet-2/> [Accessed 05 Mei 2017]

Edy Yusmanto. (2015). Surat Cinta Anak Kelas Tiga SD ini Bikin Heboh di Jejaring Sosial. Available from: <http://belitung.tribunnews.com/2015/06/23/surat-cinta-anak-kelas-tiga-sd-ini-bikin-heboh-jejaring-sosial>[Accessed 01 Mei 2017]

Jafar Sodiq. (2015). Kisah Tragis Rekaman Pelecehan Siswi SD Beredar di Facebook. Available from: <http://www.solopos.com/2015/02/12/kisah-tragis-rekaman-pelecehan-siswi-sd-beredar-di-facebook-576538>[Accessed 01 Mei 2017]

Kimmi Raiko. (2011). Batasan Umur Pengguna Facebook Anak Dihapus. Available from: <http://tekno.kompas.com/read/2011/05/23/2030098/batasan.umur.pengguna.facebook.akan.dihapus> [Accessed 05 April 2017]

Ketut Krisna Wijaya.(2016).Jumlah Pengguna Instagram di Indonesia. Available from: <https://id.techinasia.com/jumlah-pengguna-instagram-indonesia> [Accessed 03 April 2017]

Nuraini Razak. (2014). Studi Terakhir: Kebanyakan Anak Indonesia Sudah Online, Namun Masih Banyak Yang Tidak Menyadari Potensi Resikonya. Available from: <https://www.unicef.org/indonesia/id/media_22169.html> [Accessed 07 April 2017]

Oik Yusuf. (2016). Hampir Semua Pengguna Internet di Indonesia Memakai Facebook. Available from: <http://tekno.kompas.com/read/2016/04/15/,Hampir.Semua.Pengguna.Internet.Indonesia.Memakai.Facebook> [Accessed 05 Mei 2017]

Yos Beda. (2015). Anak SD Ciuman Bibir Saat Banjir Hebohkan Media Sosial Facebook. Available from: <http://www.mediajurnal.com/foto-anak-sd-ciuman-bibir-saat-banjir-hebohkan-media-sosial-facebook-5597/>[Accessed 01 Mei 2017]

Published
2018-06-11
How to Cite
Pratiwi, M. R., Mukaromah, M., & Herdiningsih, W. (2018). Peran Pengawasan Orangtua Pada Anak Pengguna Media Sosial. Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi Pembangunan, 22(1), 37-57. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v22i1.73