Ekonomi Politik Media Cetak di Kalimantan Selatan

  • nining nadya rukmana sari Universitas Lambung Mangkurat-ULM

Abstract

ABSTRACT
Media coverage about the involvement of M. Nazaruddin in the bribery case of SEA Games athlete
development leads to low credibility of the Democratic Party. Through publications in mass media, the
Democratic Party showed political positioning to minimize the formation of a negative image. This study aims
to determine the difference of illustration and newspaper accounts about the positioning of the Democratic
Party in an attempt to address the involvement of M. Nazaruddin cases related to bribery athlete development
SEA Games. The research method that used is quantitative, with media content analysis approach. Data were
analyzed using chi-square distribution and the frequency of the five indicators of positioning and twenty
categories of research. Through the chi square calculation results, it was found that the significance of
differences in positioning indicators and positioning categories of significant and insignificant.
Keywords: positioning democrat party, newspapers coverage, media content analysis


ABSTRAK
Banjarmasin Post dan Kalimantan Post adalah dua surat kabar harian yang terbit di Kalimantan Selatan sejak
Era Orde Baru dengan latar belakang sejarah yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan
mendiskripsikan strategi ekonomi politik masing-masing media, terutama praktik strukturasi dan spasialisasi
yang menjadi alasan kedua media ini mampu bertahan seperti sekarang. Metode penelitian yang digunakan
adalah studi kasus yang bersifat deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah aspek strukturasi dan
spasialisasi yang diterapkan masing-masing media dalam mempertahankan eksistensinya. Teknik analisa data
yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan mengumpulkan data yang diperoleh dari wawancara, observasi
langsung dan studi pustaka. Dari temuan data dan analisis penelitian sangat kental dengan nuansa ekonomi
politik, terutama strukturasi dan spasialisasi. Dari sisi strukturasi, dapat ditemui adanya dominasi aktor sebagai
pemilik media sangat menentukan arah kebijakan serta isi pemberitaan media. Dari sisi spasialisasi, karena
Banjarmasin Post adalah anak KKG yang memiliki modal besar sehingga berhasil membangun diversifikasi
produk yakni surat kabar Metro Banjar, tabloid Serambi Ummah dan majalah B Magazine. Sedangkan
Kalimantan Post karena memiliki modal yang terbatas, hanya fokus pada strategi perluasan wilayah distribusi.
Kata Kunci: Media Lokal, Ekonomi Politik, Strukturasi, Spasialisasi

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-02-28
How to Cite
rukmana sari, nining nadya. (2017). Ekonomi Politik Media Cetak di Kalimantan Selatan. Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi Pembangunan, 20(2), 121 - 142. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v20i2.49